Rully Alfiady Pimpin AMS untuk Lima Tahun ke Depan
3 min read
Pakusarakan.com, Karawang— Drs. Rully H. Alfiady resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) masa bakti 2026–2031 dalam Kongres XI AMS yang diselenggarakan di Kabupaten Karawang pada 10–12 Juni 2026.
Kongres XI AMS dibuka secara resmi dalam sebuah upacara yang berlangsung di Pendopo Bupati Karawang pada Rabu malam (10/06). Acara pembukaan dihadiri sejumlah tokoh penting Jawa Barat dan Kabupaten Karawang, di antaranya Ir. M.Q. Iswara selaku Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung selaku Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, serta Drs. H. Asep Sukmana, M.Si., Asisten Daerah I Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat sekaligus membuka Kongres secara resmi.
Baca juga: Karawang Siap All Out, Kongres XI AMS Usung Tema Kebangkitan Nilai Luhur
Turut hadir pula Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat, para perwakilan organisasi kemasyarakatan tingkat provinsi, H. Maslani yang mewakili Bupati Karawang selaku Wakil Bupati Karawang, serta H. Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang.
Dari kalangan internal organisasi, tampak hadir Sony Inayat Khan dari Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), para senior AMS dari berbagai distrik, para Ketua Distrik, Perwakilan AMS dari luar Jawa Barat, serta para pimpinan badan dan organ organisasi.
Sebagai forum tertinggi organisasi, Kongres XI AMS diikuti oleh 23 Distrik dan 4 Pengurus Perwakilan, serta unsur lembaga struktural dan ekstrastruktural AMS dengan total 29 hak suara. Selain memilih Ketua Umum untuk lima tahun ke depan, Kongres juga menetapkan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Program Umum Pengurus Pusat AMS.
Usai upacara pembukaan, seluruh rangkaian persidangan Kongres dilanjutkan di Hotel Resinda Karawang.
Tiga Kandidat Bersaing
Kontestasi pemilihan Ketua Umum diikuti oleh tiga kandidat, yakni Drs. Rully H. Alfiady, Drs. Dudun Holidin, dan M. Zaenal Insan yang akrab disapa Kang Inyong.
Setelah pimpinan sidang menetapkan ketiganya memenuhi syarat pencalonan, dilakukan pengundian nomor urut. Rully Alfiady memperoleh nomor urut 1, Dudun Holidin nomor urut 2, dan Zaenal Insan nomor urut 3.
Ketiga calon kemudian diberi kesempatan menyampaikan visi dan misi kepemimpinannya di hadapan peserta Kongres sebelum pemungutan suara dilaksanakan.
Pemilihan Berlangsung Dua Putaran
Pemilihan berlangsung dalam dua putaran karena tidak ada kandidat yang memperoleh dukungan mayoritas pada putaran pertama.
Pada putaran pertama, Rully Alfiady memperoleh 10 suara, Zaenal Insan 9 suara, dan Dudun Holidin 8 suara. Sementara itu, dua suara dinyatakan tidak sah.
Baca juga: Sambut Kongres XI, AMS Tetapkan Karawang Sebagai Tuan Rumah dan Munculkan Empat Kandidat Ketum
Memasuki putaran kedua, terjadi pergeseran dukungan yang signifikan. Rully Alfiady berhasil meningkatkan perolehan suaranya menjadi 15 suara. Sementara Zaenal Insan memperoleh 7 suara dan Dudun Holidin mendapatkan 5 suara. Dua suara lainnya kembali dinyatakan tidak sah.
Dengan perolehan suara terbanyak, Rully Alfiady ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat AMS terpilih periode 2026–2031.
Diberi Waktu Dua Bulan Susun Kepengurusan
Kongres memberikan waktu selama dua bulan kepada Ketua Umum terpilih untuk menyusun komposisi lengkap dan personalia Pengurus Pusat AMS masa bakti 2026–2031.
Selain itu, Kongres juga menyepakati penetapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebagai Ketua Dewan Pembina AMS.
Fokus pada Implementasi Catur Mutu
Ditemui usai pemilihan, Rully Alfiady menegaskan bahwa terpilihnya seorang Ketua Umum bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal dalam upaya membumikan nilai-nilai Kesiliwangian di tengah masyarakat.
Menurutnya, tugas seorang Ketua Umum adalah merumuskan tafsir aplikatif atas cita-cita pendirian organisasi yang telah diwariskan oleh para pendiri AMS. Karena itu, kepemimpinannya selama lima tahun ke depan akan difokuskan pada penerjemahan Program Umum organisasi ke dalam agenda kerja yang nyata.
“Pemilihan Ketua Umum hanyalah langkah awal. Tugas utama kami adalah menghadirkan nilai-nilai Kesiliwangian dalam kehidupan organisasi dan masyarakat melalui kerja nyata yang terukur,” ujarnya.
Rully menjelaskan bahwa arah kepemimpinannya akan bertumpu pada implementasi Catur Mutu AMS, yaitu empat kualitas dasar yang menjadi landasan pembangunan organisasi.
Keempat kualitas tersebut meliputi peningkatan kualitas anggota, peningkatan kualitas pengelola atau pengurus organisasi, peningkatan kualitas prasarana dan sarana organisasi, serta peningkatan kualitas kejuangan yang diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan organisasi.
Dengan terpilihnya Rully Alfiady dan ditetapkannya arah pembangunan organisasi berbasis Catur Mutu, Kongres XI AMS menandai dimulainya babak baru perjalanan Angkatan Muda Siliwangi dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah kaderisasi, pengabdian, dan perjuangan masyarakat Jawa Barat untuk lima tahun mendatang. (Ipur)

Semoga Kongres AMS terlaksana dengan baik sesuai tujuan. Salam Pakuuuuuu ….