Kader AMS Labuhanbatu Terima Amanah Kembangkan PPSI, Perkuat Identitas Budaya Pencak Silat Cimande
2 min read
Pakusarakan.com, Medan — Kader Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Labuhanbatu menerima amanah dari Pengurus Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Wilayah Sumatera Utara untuk mengembangkan PPSI di Kabupaten Labuhanbatu. Amanah tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Ketua PPSI Kabupaten Labuhanbatu kepada Ketua AMS Distrik Labuhanbatu, Uus Rusyadi.
Penyerahan SK PPSI Kabupaten Labuhanbatu dilakukan langsung oleh Ketua PPSI Wilayah Sumatera Utara, Edi Yusri, bertempat di Kantor PPSI Wilayah Sumatera Utara, Kota Medan.
Dengan diterimanya mandat tersebut, Uus Rusyadi dipercaya untuk memimpin dan mengembangkan organisasi PPSI di Kabupaten Labuhanbatu, khususnya dalam upaya melestarikan serta memperkenalkan kebudayaan tradisional asli Indonesia melalui seni bela diri pencak silat.
Pengembangan PPSI di Labuhanbatu dinilai memiliki keterkaitan erat dengan nilai perjuangan dan identitas AMS. Filosofi AMS yang dikenal dengan semangat “Sholat, Silat, Siliwangi” menjadi landasan dalam menguatkan karakter organisasi, khususnya dalam menjaga nilai-nilai budaya bangsa.
Dihubungi secara terpisah, Uus Rusyadi menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Saya harus bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengenalkan PPSI dengan aliran Cimande ke seluruh tingkat kecamatan, dengan misi untuk memperkuat organisasi AMS (Angkatan Muda Siliwangi) sebagai identitas yang melekat dengan PPSI ke setiap rayon yang sudah terbentuk,” ujar Uus.
Menurutnya, pengembangan PPSI tidak hanya berorientasi pada pembinaan pencak silat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga jati diri budaya Indonesia melalui organisasi kepemudaan.
“Kami akan melaporkan keberadaan PPSI sesuai dengan kurikulum yang akan kami buat. Kami ingin menyandingkan PPSI sesuai dengan Catur Watak AMS, bahwa AMS adalah organisasi yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai jati diri budaya Indonesia,” katanya.
Uus juga menjelaskan bahwa langkah awal pengembangan PPSI di Kabupaten Labuhanbatu akan melibatkan struktur rayon AMS yang telah terbentuk.
“Kami akan mengundang dua pertiga dari rayon yang sudah diberikan SK untuk turut serta menyukseskan program AMS Distrik Labuhanbatu,” ungkapnya.
Saat ini, sejumlah paguron pencak silat telah menyatakan kesiapan untuk bergabung dan mendukung pengembangan PPSI bersama AMS Distrik Labuhanbatu. Uus menyebutkan, terdapat dua paguron yang sudah siap menjalankan program tersebut.
“Jumlah paguron yang sudah siap melaksanakan baru dua paguron yang ada di Rayon Panai Hilir dan Panai Tengah sebagai perkumpulan pencak silat yang sudah ada dan meleburkan diri dengan AMS Distrik Labuhanbatu,” jelasnya.
Dengan sinergi antara AMS dan PPSI, diharapkan pencak silat, khususnya aliran Cimande, dapat semakin berkembang di Kabupaten Labuhanbatu sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam menjaga warisan budaya bangsa. (Ipur)
