14/09/2026

Bupati Sumedang: AMS adalah Aset Bangsa

4 min read

Pakusarakan.com, Sumedang – Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M, menyebut AMS sebagai aset bangsa sehingga keberadaannya harus dijaga karena akan berdampak pada kemajuan bangsa.

“Karena AMS mempunyai sejarah panjang harus terus dijaga dengan menjawab tantangan jaman,” terangnya.

Baca juga: Bupati Dony Ahmad Munir: AMS Memegang Saham Cukup Besar dalam Pecalonannya

Bupati juga berterima kasih atas kontribusi AMS Distrik Sumedang terhadap kemajuan dan pembangunan di Sumedang.

Bupati berseloroh dengan mengatakan bahwa jika Sumedang maju, berarti di dalamnya ada AMS. “Kalau Sumedang tidak maju, berarti AMS harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Bupati mengingatkan bahwa AMS harus melaksanakan tiga hal yaitu konsolidasi, kaderisasi dan mobilisasi. Konsolidasi, menurut beliau, adalah dengan melengkapi kepengurusan dan struktur organisasi hingga ke tingkat rayon (kecamatan) dan sub-rayon (desa/kelurahan) yang dapat diukur secara kuantitatif.

Musyawarah Distrik (Musdis) XI Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Kabupaten Sumedang digelar pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di IPP Kabupaten Sumedang. Agenda organisasi tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus regenerasi kepemimpinan AMS di Kabupaten Sumedang. Dalam sambutannya, Ketua Distrik AMS Sumedang demisioner, Ruly Krisna Yoga, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang hadir di tengah kesibukannya. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Ketua Umum PP AMS Drs. Rully Alfiady beserta jajaran Pengurus Pusat AMS, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), Dewan Penasehat, para senior dan sesepuh AMS.

Ruly turut menyoroti keberadaan Forum Pinisepuh AMS di Kabupaten Sumedang yang menghimpun hingga 186 tokoh dan senior AMS. Kehadiran berbagai badan otonom dan lembaga ekstrastruktural, termasuk Pitaloka, IMA AMS, GADA dan Ampar Jagat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan elemen lainnya, juga mendapat apresiasi.

Terkait pelaksanaan Musdis, Ruly menjelaskan bahwa tahapan kegiatan telah dipersiapkan sejak jauh hari dan tetap mengacu pada tata tertib organisasi. Ia menyebut adanya diskresi terkait jarak pelaksanaan Rakerdis dengan Musdis yang dipersingkat menjadi sekitar satu minggu, namun tanpa mengurangi keabsahan tahapan organisasi.

Salah satu poin penting dalam sambutan Ruly adalah mengenai regenerasi kepemimpinan. Setelah memimpin AMS Distrik Sumedang selama sekitar satu setengah periode, termasuk setengah periode awal melalui mekanisme PAW, Ruly menyatakan tidak akan kembali
mencalonkan diri sebagai Ketua Distrik.
“Saya secara resmi menyatakan tidak akan maju kembali sebagai Ketua Distrik,” tegas Ruly.

Keputusan tersebut, menurut Ruly, merupakan bagian dari upaya memberikan ruang bagi regenerasi kepemimpinan di tubuh AMS. Meski tidak lagi mencalonkan diri sebagai Ketua Distrik, ia menegaskan komitmennya untuk tetap mengabdi kepada AMS.

“Saya akan tetap mengabdi di AMS selamanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP AMS Drs. Rully Alfiady dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir terhadap AMS, baik di tingkat distrik maupun pusat. Ia juga memberikan penghormatan kepada jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sumedang, MPO, para senior dan sesepuh AMS yang dinilai terus menjaga eksistensi serta menanamkan nilai-nilai ke-AMS-an.

Rully Alfiady juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas organisasi. Ia menyinggung program Safari Kebangsaan AMS yang sebelumnya dilakukan melalui silaturahmi dengan berbagai organisasi, di antaranya Pemuda Pancasila, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, FKPPI dan BBC. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjaga kondusivitas Jawa Barat.

Pada sisi organisasi, Ketua Umum PP AMS menyampaikan target perluasan struktur hingga akhir 2028. AMS menargetkan pembentukan kepengurusan di 527 kecamatan serta 4.437 desa/kelurahan di Jawa Barat.

“Target kita adalah membangun struktur sampai 527 kecamatan dan 4.437 desa atau kelurahan di Jawa Barat pada akhir 2028,” kata Rully Alfiady.

Untuk memperkuat basis organisasi, setiap Rayon atau tingkat kecamatan diarahkan membentuk sedikitnya tiga Sub-Rayon di desa-desa wilayah kerjanya. Sementara itu, jumlah pengurus Rayon diarahkan minimal 17 orang agar struktur organisasi lebih efisien, responsif dan fleksibel.

Penguatan sayap organisasi juga menjadi perhatian. Pitaloka disebut telah melakukan reorganisasi dan kini telah berdiri di 17 distrik setelah sebelumnya mengalami kevakuman selama beberapa tahun. Sementara IMA AMS didorong untuk meningkatkan efektivitas organisasi berbasis kualitas di 17 distrik.

Selain konsolidasi organisasi, Rully Alfiady menyampaikan agenda strategis di bidang pemberdayaan ekonomi desa. PP AMS disebut sedang memfinalisasi kerja sama dengan Kementerian Desa dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk mengelola 1.000 BUMDes di Indonesia.

Program tersebut, berdasarkan pemaparan dalam sambutan, diarahkan pada penguatan ekonomi pedesaan melalui potensi bantuan hibah dan pemberdayaan dengan kisaran Rp500 juta hingga Rp2,5 miliar, dengan target rata-rata sekitar Rp1 miliar per desa. Total dana yang diproyeksikan untuk dikelola disebut mencapai sekitar Rp1 triliun.

Di bidang politik dan kepemiluan, Ketua Umum PP AMS mendorong kader AMS di setiap distrik untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan Pemilu, termasuk melalui KPU, Bawaslu, PPK maupun PPS.

Ia juga menegaskan komitmen AMS untuk ikut mendorong penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas, bersih dan bermartabat. Dalam konteks kontestasi politik, AMS secara terbuka menyatakan keberpihakan dan dukungan terhadap kader-kader AMS yang maju dalam kontestasi politik.

Musdis XI AMS Kabupaten Sumedang dengan demikian tidak hanya menjadi forum pergantian dan regenerasi kepemimpinan di tingkat distrik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas struktur, meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menegaskan arah AMS dalam menghadapi agenda organisasi dan kebangsaan ke depan. (Ipur/AMZ)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *