20/10/2026

Pelantikan Pitaloka AMS Karawang Perkuat Konsolidasi, Kemandirian Ekonomi, dan Peran Perempuan

3 min read

Pakusarakan.com, Karawang — Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pitaloka AMS, Dr. Hj. Euis Purnama, M.M.Pd., melantik Pengurus Pitaloka Distrik AMS Kabupaten Karawang di Kantor Sekretariat Distrik AMS Kabupaten Karawang, Sabtu (17/10). Pelantikan yang berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT Pitaloka ke-41 itu menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mendorong kemandirian ekonomi perempuan, serta memperluas peran perempuan dalam kehidupan sosial dan politik daerah.

Dalam prosesi pelantikan, Euis memimpin langsung pembacaan ikrar dan pengambilan sumpah pengurus. Ia menanyakan kesiapan para pengurus untuk mengembangkan organisasi, yang dijawab serentak dengan kata, “Siap.” Para pengurus kemudian mengikrarkan janji untuk menjunjung tinggi asas, tujuan, dan panji semboyan Pitaloka, serta menjalankan hak dan kewajiban sebagai anggota dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.

Baca juga: Pitaloka dan DPRD Jabar Bahas Sinergi Pemberdayaan Perempuan

Bagi kepengurusan baru, ikrar tersebut menjadi landasan untuk menjalankan organisasi secara bertanggung jawab dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Euis mengatakan, langkah awal setelah pelantikan adalah menyusun program kerja dengan menempatkan konsolidasi sebagai agenda utama. Ia juga berharap Pitaloka Karawang dapat memperluas jangkauan organisasi hingga tingkat rayon, mengikuti struktur AMS yang telah berkembang di tingkat tersebut.

Euis menyebut bertambahnya distrik melalui pelantikan di Karawang sebagai anugerah bagi Pitaloka yang memasuki usia ke-41. Ia berharap organisasi perempuan ini tidak hanya berkembang secara kelembagaan, tetapi juga mampu mendorong anggotanya menjadi mandiri dan produktif, terutama dalam menghadapi situasi efisiensi ekonomi.

“Dalam situasi efisiensi seperti ini, saya percaya kepada Pitaloka, baik di pusat maupun semua distrik khususnya di Karawang, bisa mandiri, bisa melakukan kegiatan yang produktif menghasilkan peningkatan ekonomi di keluarganya,” ujar Euis. Ia menegaskan bahwa Pitaloka perlu terus memberdayakan perempuan agar tangguh, mandiri, dan kreatif. Ia juga menyampaikan slogan organisasi, “Pitaloka wanoja perceka, aya di mamana, tangguh, mandiri dan kreatif.”

Ketua Pitaloka Distrik AMS Kabupaten Karawang, Hj. Supriyatin, yang akrab disapa Teh Atin, menyatakan bahwa program organisasi tidak mungkin dijalankan oleh ketua seorang diri. Menurutnya, kerja sama dan kekompakan seluruh pengurus menjadi dasar untuk membangun hubungan yang kuat sekaligus mewujudkan kegiatan yang dibutuhkan masyarakat.

“Tidak mungkin berjalan sendiri. (Saya) pasti mengharapkan kepada seluruh pengurus Pitaloka Kabupaten Karawang bisa bekerja sama. Solid yang diutamakan itu untuk mengikat tali silaturahmi di antara pengurus. Insya Allah, dengan kesolidan, apa yang kita harapkan terutama untuk masyarakat Kabupaten Karawang bisa terwujud,” ujar Teh Atin.

Sementara itu, Ketua Distrik AMS Kabupaten Karawang, Suryana, S.H., menyambut kepengurusan Pitaloka sebagai penguatan jangkauan organisasi dalam melayani masyarakat. Ia mengatakan, kegiatan AMS selama ini perlu dilengkapi dengan program yang menjangkau perempuan, sehingga kebutuhan ibu dan bapak di tengah masyarakat dapat diperhatikan bersama.

“Harapannya cukup besar sekali dengan adanya kepengurusan Pitaloka, bahkan sudah dilantik, untuk memperkuat, melengkapi AMS Distrik Kabupaten Karawang untuk berbuat dan berkiprah di masyarakat Kabupaten Karawang. Jadi kita bukan hanya distrik yang melakukan kegiatan untuk kepentingan masyarakat, tapi dengan adanya Pitaloka, insya Allah, ibu-ibunya pun bisa tergarap,” kata Suryana.

Suryana juga menilai pelantikan yang dilakukan secara tersendiri memperjelas posisi Pitaloka sebagai organisasi yang memiliki struktur dan program sendiri, sejajar dengan struktur AMS Distrik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sekretariat distrik terbuka untuk digunakan bersama dalam mendukung kegiatan kedua organisasi.

“Ini semakin jelas, semakin nyata, bahwa Pitaloka pun mempunyai struktur tersendiri, dan AMS Distrik pun mempunyai struktur sendiri, dan tentunya programnya pun masing-masing,” ujarnya.

Selain agenda sosial dan pemberdayaan ekonomi, Suryana menempatkan penguatan kader perempuan untuk berkiprah dalam politik sebagai salah satu prioritas menuju Pemilu 2029. Ia mengingatkan bahwa pada Pemilu 2024, kader AMS telah mencalonkan diri di setiap daerah pemilihan, meskipun basis dukungan dan kiprah di tingkat bawah masih perlu diperkuat. Ke depan, ia berharap setiap dapil dapat memiliki kader AMS maupun Pitaloka yang siap mengambil peran kepemimpinan di daerah.

Suryana juga menyoroti pentingnya peningkatan keterwakilan perempuan. Menurutnya, perempuan memerlukan pendampingan dan arahan, baik untuk menjalankan peran dalam keluarga, mengembangkan karier, maupun mempersiapkan diri memasuki dunia politik. Ia menyebut target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen sebagai tantangan yang perlu mendapat perhatian di Karawang.

“Ini merupakan bagian tantangan, bagian dari tugas Pitaloka untuk menjawab tentang aturan ini,” ujar Suryana, seraya berharap Pitaloka dan AMS dapat bersinergi menyusun program yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung tumbuhnya kader perempuan yang berdaya.

Pelantikan yang bertepatan dengan HUT Pitaloka ke-41 ini menandai dimulainya kerja kepengurusan baru di Karawang. Melalui konsolidasi, penguatan struktur hingga tingkat rayon, kegiatan produktif untuk mendukung ekonomi keluarga, serta pembinaan kader perempuan, Pitaloka diharapkan dapat memperluas kontribusinya dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Karawang.

 

Reportase: Mulyani Amalia

Penulis: Asep AZM

Editor: Ipur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *