Moch. Zaenal Insan Usung Visi AMS yang Solid, Modern, dan Mandiri pada Kongres XI
2 min read
Pakusarakan.com — Menjelang pelaksanaan Kongres XI, salah satu kandidat calon Ketua Umum, Moch. Zaenal Insan, menyampaikan visi dan misi pencalonannya dengan mengusung semangat persatuan, soliditas, dan kemandirian organisasi.
Baca juga: Sambut Kongres XI, AMS Tetapkan Karawang Sebagai Tuan Rumah dan Munculkan Empat Kandidat Ketum
Dalam materi kampanyenya, pria yang akrab dipanggil Bung Inyong ini menegaskan komitmennya untuk membawa AMS menjadi organisasi yang “solid, modern, mandiri, dan berdaya saing” dengan tetap berlandaskan pada semangat perjuangan, kebersamaan, serta nilai-nilai luhur Siliwangi.
Baca juga: Karawang Siap All Out, Kongres XI AMS Usung Tema Kebangkitan Nilai Luhur
Mengangkat slogan “Bergerak, Bersatu, Menang”, ia menilai bahwa tantangan organisasi ke depan membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di tengah masyarakat.
“AMS harus hadir sebagai organisasi yang kuat secara internal, namun juga relevan dan bermanfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang tercantum dalam materi visi dan misi yang diterima redaksi Pakusarakan.com Kamis (07/05).
Dalam dokumen visi-misi tersebut, terdapat lima fokus utama yang akan menjadi prioritas apabila dirinya dipercaya memimpin organisasi.
Pertama, memperkuat konsolidasi organisasi di semua tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah, melalui pembinaan kader, penataan kepengurusan, serta penguatan koordinasi antarlembaga organisasi.
Kedua, membangun keterbukaan untuk memperkuat solidaritas kader. Menurutnya, budaya musyawarah dan komunikasi yang sehat menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan organisasi.
Ketiga, mendorong program kemandirian organisasi melalui pengembangan unit usaha, penguatan ekonomi produktif, dan optimalisasi sumber daya organisasi agar AMS mampu berdiri secara mandiri dan berkelanjutan.
Keempat, memperkuat kaderisasi dan regenerasi dengan membentuk kader muda yang berintegritas, disiplin, memiliki wawasan kebangsaan, serta siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
Kelima, memperluas peran nyata AMS di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, kepemudaan, budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk pengabdian organisasi.
Selain visi-misi organisasi, Bung Inyong juga menegaskan sejumlah komitmen moral yang akan menjadi landasan kepemimpinannya, di antaranya mengutamakan persatuan di atas perbedaan, menjaga marwah dan nilai-nilai Siliwangi, bekerja nyata, serta menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab.
Sosok Bung Inyong sendiri dikenal sebagai kader lama AMS yang telah menempuh berbagai jenjang kepemimpinan organisasi. Berdasarkan riwayat organisasinya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Sub Rayon Babakan Ciparay, Wakil Ketua Rayon Babakan Ciparay, Wakil Ketua I AMS Distrik Kota Bandung, hingga Ketua Distrik Kota Bandung.
Di luar AMS, ia juga aktif di berbagai organisasi dan bidang olahraga, di antaranya sebagai Wakil Ketua Golkar periode 2015–2020, aktif di lingkungan PSSI Kota Bandung, serta pernah menjabat Ketua ASBWI Kota Bandung.
Kongres XI AMS sendiri dipandang sebagai momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan di tengah dinamika sosial, budaya, dan tantangan generasi muda saat ini. Dengan mengusung tema persatuan dan penguatan organisasi, kontestasi calon ketua umum diperkirakan akan menjadi perhatian kader AMS di berbagai daerah. (Ipur)
