03/03/2026

Satu Suara dengan Wali Kota Farhan, PEWARIS Dukung Penyelamatan Aset Historis dan Budaya Kebun Binatang Bandung

2 min read

Pakusarakan.com— Gelombang dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota Bandung dalam menata kembali Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoological Garden) terus menguat. Penjaga Warisan Sunda (PEWARIS) bersama Aliansi Bandung Melawan yang terdiri dari tokoh lintas profesi—mulai dari aktivis 78, lawyer senior, aktivis lingkungan, hingga pelaku UMKM—secara kolektif menyatakan sikap mendukung visi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Aliansi besar ini melibatkan berbagai organisasi strategis, di antaranya Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Gerakan Pilihan Sunda (GERPIS), Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI), WALHI Kultural, FK3I (Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia), serta komunitas seniman dan pelaku UMKM di kawasan Babakan Siliwangi.

AMS: Kebun Binatang Bandung Adalah Aset Sejarah yang Harus Diselamatkan!

Perwakilan PEWARIS, Rully Alfiady, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Wali Kota Muhammad Farhan yang dinilai memiliki kemauan politik (political will) kuat untuk menyerap aspirasi murni warga Bandung.

“Kami mengapresiasi keberanian Wali Kota yang mau turun langsung menyerap kegelisahan warga. Ini bukan sekadar soal sengketa lahan, tapi soal menjaga warisan konservasi, sejarah, dan budaya yang melekat pada identitas Bandung. Wali Kota telah menunjukkan komitmen bahwa suara rakyat adalah kompas utama dalam kebijakan ini,” tegas Rully Alfiady.

Meski menyadari bahwa proses penyelamatan ini berjalan berliku dan sempat terseret ke dalam ranah konflik kepentingan antar pihak (dualisme pengurus yayasan), Aliansi Bandung Melawan menilai Muhammad Farhan mampu mengambil posisi yang tepat.

“Di tengah kemelut dan tekanan berbagai pihak, Wali Kota secara bijak mampu menempatkan posisi sebagai Bapak bagi warga Bandung. Beliau mengedepankan solusi yang memihak pada kepentingan publik di atas kepentingan kelompok tertentu,” tambah Rully.

Aliansi Bandung Melawan Tuntut Pengembalian Hak Kelola Kebun Binatang Bandung Pasca Putusan MA

Dalam pernyataan bersama ini, PEWARIS dan Aliansi Bandung Melawan menekankan beberapa poin krusial:

  1. Konservasi dan Budaya: Kebun Binatang harus tetap menjadi pusat konservasi dan edukasi budaya, bukan sekadar komoditas bisnis.
  2. Ekonomi Kerakyatan: Menjamin keberlangsungan UMKM di sekitar kawasan Babakan Siliwangi dan Tamansari yang selama ini menggantungkan hidup dari ekosistem Kebun Binatang.
  3. Hukum yang Berkeadilan: Mendukung langkah legalitas Pemkot agar aset historis yang lebih tua dari Pemkot Bandung ini memiliki payung hukum permanen.

Aliansi berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan penataan agar transparansi tetap terjaga dan Kebun Binatang Bandung tetap menjadi paru-paru hijau serta kebanggaan warga Jawa Barat. (Ipur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *